Home > MH. Aripin Ali, Rumah Ibu > Kutipan Ramadhan (1): Infak Nonmateri

Kutipan Ramadhan (1): Infak Nonmateri

Tafsir Al-Amtsal, Syaikh Nashir Makarim Syirazi, h.67-68

Orang-orang yang bertakwa, selain berhubungan dengan Pencipta, juga mempunyai hubungan yang erat dan kontinyu dengan makhluk-Nya. Kriteria ini kita dapatkan dari keterangan Alquran tentang mereka, Mereka menginfakkan sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepada mereka. Ayat ini memperluas arti infak sehingga mencakup pemberian-pemberian materi dan nonmateri.

Orang-orang yang bertakwa tidak hanya menginfakkan harta mereka saja, tetapi mereka juga mengifakkan ilmu, pemikiran, dan jasa. Dengan kata lain, mereka menginfakkan seluruh kemampuan mereka kepada yang membutuhkannya tanpa mengharapkan balasan darinya.

Infak adalah hukum yang umum berlaku di dunia penciptaan ini, khususnya dalam susunan organ tubuh setiap makhluk hidup. Jantung manusia tidak beerja untuk dirinya saja, tetapi dia menginfakkan appa yang dia miliki untuk semua bagian-bagian tubuh. Otak, paru-paru dan semua organ lainnya berinfak dengan hasil kerjanya. Pada dasarnya, kehidupan menjadi tidak berarti tanpa infak.

Hubungan dengan manusia, sebenarnya, adalah akibat dari hubungan dengan Allah. Manusia yang berhubungan dengan Allah berkeyakinan bahwa segala kenikmatan yang ada padanya adalah karunia Allah yang dititipkan kepadanya untuk masa waktu tertentu. Maka, atas dasar asumsi ini, dia tidak merasa berat dengan infak, bahkan senang dan gembira, karena dengan infak dia telah membagi kekayaan Allah kepada hamba-hamba-Nya. Yang tersisa untuknya adalah pahala dan berkat, baik materiel ataupun spiritual, dari perbuatannya itu. Pemikiran ini akan membersihkan ruh manusia dari kikir dan hasad, dan akan mengubah pola kehidupan yang kompetitif untuk bertahan menjadi pola kehidupan kooperatif, yang setiap manusia merasa bertanggung jawab untuk memberikan kelebihan yang ada padanya kepada orang yang membutuhkan Dia laksana matahari yang mencurahkan sinarnya untuk kehidupan makhluk tanpa mengharapkan balasan dari siapa pun.

Categories: MH. Aripin Ali, Rumah Ibu
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: