Home > Walagri Aksara > Logo Walagri Aksara

Logo Walagri Aksara

Perjalanan Walagri Aksara sampai saat ini terus mendapat peluang menjadi lebih besar. Setidaknya ini terbukti, pertama, dengan semakin luas dan beragam masyarakat yang didampingi. Bila semula hanya sebagian masyarakat yang terlibat sengketa tanah di pelosok Jawa Barat, kini bertambah dengan masyarakat yang merupakan binaan dari teman-teman di Keuskupan Bandung. Masyarakat yang sama-sama di pelosok juga ini, pada umumnya telah lama mendapat pembinaan dan pendampingan dalam hal pertanian organik dan koperasi (credit union) dan kami mengembangkan pendidikannya. Beberapa daerah lain mengenal kami melalui pertemanan dan ikatan saudara. Kan beberapa anggota Walagri Aksara pun silsilahnya sampai ke orang-orang yang lahir di pelosok.

Kedua, ditemukannya model lain dalam pendampingan. Model yang dimaksud adalah ‘ketaksengajaan’ kami merambah ranah pemberdayaan masyarakat. Seperti pada cerita seorang Andi, guru SMP Darul Hikmah paling muda, memberdayakan guru di bidang yang masyarakat pada umumnya membutuhkan jasa bidang tersebut, membuat guru bersangkutan menjadi figur-penggerak pemberdayaan masyarakat. Tentu saja indah membayangkan guru yang kuat sebagai guru, pun memiliki ketokohan dalam pemberdayaan masyarakat. Awalnya kami, setelah penguatan pendidikan, memikirkan program guru-sejahtera (termasuk melalui pencarian donatur), sungguh menggembirakan bertemu dengan guru-guru (yang kami belum bisa merealisasikan program menyejahterakannya) yang mengambil peran sentral dalam menyejahterakan masyarakat.

Logo untuk Kesejahteraan Guru

Tanggal 27 Desember 2008 sampai dengan 3 Januari 2010, Walagri Aksara mengadakan acara terkait pemberdayaan guru, yaitu “Peningkatan Kesejahteraan Guru di Pelosok Jawa Barat Melalui Pengembangan Terpadu Pertanian Organik, Peternakan dan Koperasi”. Sampai sepekan sebelumnya tak sepeserpun dana diperoleh sementara kas minus karena kegiatan sebelumnya (pemagangan guru-guru Cieceng di sekolah-sekolah di Bandung) terlaksana dengan dana pinjaman. Sementara ketika dengan susah payah proposal selesai, ternyata Walagri Aksara tidak punya stempel dan bersamaan dengan keputusan membuat stempel, kami bingung dengan logonya. Alur cerita masih berliku, sampai akhirnya terjadi keributan, pertengkaran dan kesalahpahaman yang tidak berakibat fatal melainkan menggembirakan. Salah seorang anggota Walagri Aksara bersedia menyicil pembayaran desain logo yang memperpanjang harapan kami, kali ini, kegiatan pemagangan berjalan memenuhi segala tujuannya.

Walagri Aksara Memperluas Jejaring

Sudah 3 pekan saya istirahat sejak menabrak mobil sepulang kerja pada tanggal 2 Desember 2009. Di sekolah saya sudah menyelesaikan pengeditan semua pengeditan soal yang pada Senin, 7 Desember 2009, diujikan sebagai soal ulangan semester pertama. Artinya ketika saya istirahat, semua teman di Walagri Aksara menghadapi kesibukan yang paling padat sebagai guru sampai libur sekolah yang dimulai sehari sebelum perayaan Natal. Kami, anggota Walagri Aksara yang bersepuluh, tidak ada yang punya waktu memadai untuk mempersiapkan kegiatan “Peningkatan Kesejahteraan Guru di Pelosok Jawa Barat Melalui Pengembangan Terpadu Pertanian Organik, Peternakan dan Koperasi”.  Alhasil yang terbaring sakitpun stres. Stres ringan saja. Bagaimana tidak? Pengalaman dengan berbagai rapat menjelang magrib, selama sakit, yang dilakukan di tempat tidurku, sungguh menghibur.

Semua keadaan di atas membuat saya harus berbesar hati dengan kemungkinan kegiatan kami cancel. Saya sampaikan pada teman-teman, jika sampai tanggal 25 Desember 2009 kami tidak mendapatkan dana minimal yang dibutuhkan, kegiatan ditunda untuk waktu yang belum bisa ditentukan namun besar kemungkinan pada waktu libur sekolah berikutnya. Adapun berkaitan dengan proposal, saya tetap sebarkan ke banyak teman baik dengan perubahan maksud, yaitu permohonan agar teman-teman berkenan memperkenalkan Walagri Aksara. Kami harus sadar bahwa semua kesempatan yang terbuka untuk pengabdian dalam dunia pendidikan di pelosok ini amat luas dan hanya dengan berjejaring kami layak mengembannya. Dan berbeda dengan proposal yang dimaksudkan untuk pencarian dana, proposal ini membuat hati saya begitu berbangga kepada teman-teman baik saya. Terimakasih. Inilah salah satu dari mereka:

Pak Aripin,
saya sangat mengagumi kerja keras teman-teman Walagri. Kerja-kerja seperti ini sangat dibutuhkan, agar pendidikan kita lebih kontekstual.

Saya lalu terpantik pertanyaan, bukankah untuk sungguh-sungguh membuahkan hasil kerja pendampingan seperti ini harus dilakukan selama beberapa tahun?  Lalu saya jadi berpikir, apakah tidak melelahkan dan membuat tertekan kalau Pak Aripin dan teman-teman harus setiap kali mencari dana kegiatan? Mungkinkah dibutuhkan cara-cara pendanaan yang lebih berkelanjutan dalam jangka panjang (sustainable)?

Artinya, kalaupun sekarang teman-teman masih nyaman dengan mencari dana setiap kali ada kegiatan, itu baik saja. Tetapi kalau memang direncanakan ke depan pendampingan Walagri ini akan terus dilakukan, mungkin perlu ada semacam strategi yang lebih menjamin keberlangsungan pendampingan.

Saya mohon maaf sebelumnya kalau saya lancang, Pak. Saya sungguh ingin membantu dengan ide-ide, kalau boleh.

Saya akan ke Bandung minggu depan. Kalau ada waktu, saya ingin bertemu dengan Pak Aripin dan Pak Ali, mengenai Walagri ini.

Wassalam,
romy

ProVisi Education
Jl. Mandala Barat V/17
Jakarta 11440
Indonesia
Ph. 62 21 5661017
Fax. 62 21 56963763
www.provisieducation.com

Categories: Walagri Aksara
  1. yuki
    December 23, 2009 at 12:46 am

    Pertama…sy ucapkan rasa Syukur saya, Alhamdulillah ternyata gemblengan p’ Oscar&dosen lainnya (dosen desain) & p’Bambang Sapto (dosen Seni Murni) msh terpatri dlm ingatan saya u/mengaplikasikan ilmu yg sy dptkn dari beliau2 serta cln ponakan ku yg membantu pmbuatan logo ini.

    Kedua…Menyambut baik niat tulus bpk Romy…
    semoga Walagri Aksara tetap kuat pantang menyerah…smangat!…

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: