Home > Tugas Akhir Pekan > Model Pengelolaan Materi Akhlak (5): Nol Kurma = Surga

Model Pengelolaan Materi Akhlak (5): Nol Kurma = Surga

TAP (Tugas Akhir Pekan), kelas 1, 4 – 6 September 2009

dikerjakan bersama orangtua

Nol Kurma = Surga

I

Aisyah ra, istri Nabi Mkelas1-3uhammad saw, sedang di rumah. Seorang ibu dengan 2 putrinya yang tampak kumuh dan lesu mendatanginya. Kepada mereka diberikannya 3 butir kurma.

Hai, pembagian kurmanya kamu saja yang melakukannya!

 

Sang Ibu   : …………………………………. butir kurma

Putri ke-1 : ………………………………….. butir kurma

Putri ke-2 : ………………………………….. butir kurma

Menatap lekat kurma di tangan ibunya, 2 putri berebut mengambil bagian. kelas1-4Bergegas pula melahapnya. Kegembiraan jadi milik sang Ibu yang mengamati semua itu.

Hanya saja ketika sang Ibu hendak memakan kurma bagiannya, kedua putrinya merengek. Beliau berjongkok, di depan kedua mata putrinya, ia membagi 2 kurmanya.

Hai, pembagian kurmanya berubah kan?

Sang Ibu   : …………………………………. butir kurma

Putri ke-1 : ………………………………….. butit kurma

Putri ke-2 : ………………………………….. butit kurma

Mari kita lanjutkan kisahnya.

Aisyah ra menyimak semua kejadian dengan takjub. Dengan keinginan membanggakan Ibu itu, beliau menemui Rasulullah saw. Selepas penuturan istrinya, Rasulullah saw bersabda, “Niscaya Allah akan memasukannya ke surga atau membebaskannya dari neraka karena satu buah kurma tadi.” (HR. Muslim)

II

Gunakan halaman kedua ini untuk menceritakan tentang apa saja yang membanggakan dari orangtuamu. Ceritanya boleh kamu tulis, dibuat dalam bentuk komik, atau cerita bergambar.

Tidak mau bercerita? Gambar apa saja di halaman kosong untuk dihadiahkan kepada orangtuamu.

Selamat berakhir pekan. Selamat berjumpa dengan TAP pertamamu.

Litbang SD Hikmah Teladan

Harapan Sederhana

Tentu saja indah bila kebanggaan anak pada orangtua mengantarkannya bangga pada Rasulullah saw. Dari arah dorongan yang diberikan sekolah, tentu saja indah, sekadar membayangkannya pun, orangtua membacakan kisah, hikmah, atau hadis dan berdiskusi untuk menjadi saksi pada kebenaran, makna dan hikmahnya. Adakah TAP kali membuat sebuah rumah memperbincangkan hadis? Telah terjadikan kolaborasi anak-orangtua dalam menyelesaikan tugas dari TAP kali ini? Adakah orangtua yang khidmat mendengarkan anaknya membacakan kebanggaannya pada orangtua?

Hadis ini dieksplorasi berbeda antara kelas 1 dengan kelas 2-3 dan kelas 4-6. Ini bukan pengelompokan yang baku. Kelas 1 menempatkan anak dalam posisi Aisyah ra, yaitu sebagai sesama orang yang memiliki kebanggaan terhadap tindakan mulia. Tentu saja sangat penting bagi kita untuk sebanyak-banyaknya mengenali tindakan mulia. Dengan cara ini kita akan cerdas-akhlak. Apalagi yang digali terus adalah tindakan mulia yang dilakukan orangtua yang pada dirinya selalu melekat cinta, kasih dan sayang.

TAP kelas 2-3 mengajak anak-anak meneliti tindakan sang Ibu kepada kedua putrinya, yaitu mengutamakan dan mendahulukan kepentingan anak. Anak-anak bertugas mengumpulkan tiket ke Surga dari orangtuanya. Di kelas 2 dan 3 ini, anak-anak ditekankan untuk  membacakan jawabannya di depan orangtua masing-masing. “Tiket ke Surga ibu dan ayahku. Satu, pada waktu….” . Wow.

Categories: Tugas Akhir Pekan
  1. santi
    September 28, 2009 at 3:22 am

    Wow…. inspiratif…

  2. adil
    September 28, 2009 at 7:23 am

    ini baru kreatif… tapi bagaimana untuk anak yang non muslim?

    • kusekolah
      October 5, 2009 at 12:58 am

      SD Hikmah Teladan muslim semua. Namun dalam maksud yang sama, aku yakin, cerita yang sama berlimpah di agama yang lain. Memang berbeda bila yang dihadapi siswa dengan beragam agama. Aku belum mencobanya. Namun pemakaian buku-buku terbitan Kanisius dengan penulis dan isi yang bernuansa moral Katolik sebagai buku karakter di SD Hikmah Teladan, menjadi contoh keleluasaan pemakaian sumber cerita atau sumber pemikiran. Forum Paralel 2 pekan ini sedang membicarakan hal ini, semoga bisa kutemukan model-model sumber belajar yang sepenuhnya mengikuti asas kebebasan beragama.

  3. quarkie
    December 25, 2009 at 3:22 am

    menyentuh… mendekatkan… sederhana tapi luar biasa!!

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: