Home > darimanasaja > Eva Sopia dengan Perjalanan Cieceng

Eva Sopia dengan Perjalanan Cieceng

Laporan 1, 24 Mei 2009 melalui e-mail
Selamat Pagi………..
Apa kabar kakakku pagi ini?

 

Oya…
ada banyak cerita yang belum aku sampaikan padamu berkenaan dengan yang telah kita lalu selama 4 hari kemarin.

Hari pertama di cieceng (jum’at, 22 Mei 2009)

Adikmu yang cute abis ini, hari jum’at tanggal 22 mei kemarin nemenin bu yukie dan bu zakia untuk ke PAUD. Ternyata antusiasme ibu-ibu dan anak-anak sangat hebat. Tau ga, ternyata yang mengikuti kegiatan kita bukan hanya guru-guru PAUD dan RA saja tetapi juga ibu-ibu di sekitar tempat itu. Eva tahu karena saat bu yukie menjelaskan tentang gambar,dll, eva keluar sejenak dan hasilnya…. eva ga bisa masuk lagi karena ibu-ibu diluar sana (yang tentunya bukan guru-guru PAUD dan RA, karena Guru PAUD dan RA saat itu sedang mendengarkan bu yukie bercerita) meminta aku mengajarkan cara membuat origami (burung yang bisa mengepakkan sayap) dengan sedikit memaksa..

Ditengah rasa lelah untuk memenuhi keinginan ibu-ibu tersebut, kepanikanku bertambah karena banyak anak-anak yang menangis menginginkan benda tersebut (origami tea)…. duh, baru kali ini aku berhadapan langsung dengan antusiasme ibu dan anak secara bersamaan. Akhirnya dengan semangat juang yang tinggi (hehe…) aku memenuhi keinginan ibu-ibu untuk membuat origami tersebut. (perlu diketahui, aku pun baru belajar origami tersebut di pagi harinya, jadi kebayang bagaimana aku harus mengingat setiap lipatan diiringi back sound jeritan anak menangis dan rayuan ibu-ibu yang ingin melipat).

Wal hasil, Allah bersamaku (weish.., serasa solehah banget ya).. alhamdulillah.. aku tak lupa dengan lipatannya.. sempat lupa sih… tapi sambil mengingat lipatan tersebut, aku coba bercerita pada mereka bagaimana Allah menciptakan burung yang asli.. betapa agung kebesaran Allah, sementara kita mah.. membuat burung dari kertas aja sulitnya minta ampun. (ngeles sedikit lah….hihi…)

Singkat cerita, selesailah burung tersebut dibuat… aku pikir selesailah sudah tugasku.. ternyata… mereka ingin mengulangnya lagi dan memastikan klo mereka BISA SENDIRI.. duh… aku baru nyadar saat itu, ternyata aku sedang bersama dengan ibu-ibu PEJUANG. (katinggali pisan keukeuhna teh.. hehehe…)
//
Kesimpulannya: Yuk, kita cari sama-sama media untuk mereka.. SEMANGAT!!!!

Hari kedua di Cieceng

Aku menemani Pa Asep nge observ guru matematika yang aku sediri tak tahu namanya siapa. Hanya saat itu, yang ada dalam benakku adalah… MATERI MATEMATIKA yang kurang dikarenakan reverensi yang kurang. Aku memang bukan orang matematika, tapi setahuku untuk mengajarkan bilangan asli, cacah,dll perlu ada tahapannya, ga seenaknya menentukan mana dulu yang diajarkan. Hal ini berhubungan juga dengan sejarah ditemukannya bilangan. Contoh bilangan asli dan cacah, pasti yang harus diajarkan bilangan asli dulu (1,2,3…) sementara saat masuk bilangan cacah maka guru harus menjelaskan juga tentang sejarah ditemukannya angka nol, yang akhirnya akan berpengaruh banyak pada semua lini terutama perekonomian dunia.

Jadi tolong diperbanyak REFERENSI dasar seperti itu ya…. ūüôā

Yang kedua.. saat berdiskusi dengan pa Asep, ternyata mereka tak tahu tentang simbol alfa, betha dan gamma serta simbol-simbol lain yang ada dalam fisika…

So… ini juga akhirnya memperkuat untuk menyediakan referensi dasar tentang hal-hal yang berhubungan dengan pengetahuan yang paling mendasar.

Selebihnya.. mungkin eva akan cerita saat nanti bertemu dengan bapak.. udah ngantuk nih Pa… baru pulang dari Tasik langsung inget harus menuliskan sesuatu sebagai laporan untuk bapak… hehe…

Makasiah ya Pa.. telah memberikan pengalaman yang tak semua orang dapatkan…
aku akan mendukungmu…..

 

Laporan ke-2, 7 Juni 2009

Laporan Kegiatan¬† WALAGRI ‚ÄúPendampingan Pendidikan di Pelosok‚ÄĚ
By Eva
Pendahuluan
Pendidikan Usia Dini bukan lagi menjadi suatu keharusan ada di seputar Cieceng, namun sudah menjadi kewajiban untuk diselenggarakan. PAUD terasa menjadi sebuah OASE bagi masyarakat sekitar dalam rangka memulai mempersiapkan masa depan bagi generasi berikutnya.
Masyarakat sekitar Cieceng sangat pintar memahami kebutuhan akan pendidikan bagi putera-puterinya. Mereka sangat antusias setelah mengetahui akan adanya pelatihan dan pendampingan untuk pendidikan putera-puterinya. Segala cara akan mereka tempuh, meski harus berbenturan dengan rutinitas sehari-hari (seperti: ngarambet (……bahasa Indonesianya apa ya?, red), bertani,dll) atau bahkan harus menempuh puluhan kilometer hanya untuk mendengarkan atau hanya sekedar melihat ‚ÄúSekelompok Pendamping‚ÄĚ.

 

Ittenerery Kegiatan

Kamis Persiapan Walagri untuk kegiatan PAUD (termasuk di dalamnya diskusi tentang kemungkinan apa yang harus diberikan serta media yang harus disiapkan, dikolaborasikan dengan apa yang telah kita bawa dari Bandung).
Jum‚Äôat¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬† ¬† ¬†¬† 08.00 ‚Äď 09.00¬†¬†Pembekalan oleh Pa Arifin tentang kreatifitas
09.00 ‚Äď 10.00¬†¬† Pembekalan oleh Pa Sandi tentang managemen sekolah bersis¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬† pedesaan.
10.00 ‚Äď 10.30¬†Ice Breaking ( permainan yang melibatkan semua peserta yang hadir)
10.30 ‚Äď 11.30¬†Materi PAUD dari Bu Yuki tentang ‚ÄúEkspresi Wajah‚ÄĚ serta cara memanfaatkan gambar menjadi media ‚Äúpembiasaan dan penanaman akhlaq anak‚ÄĚ
11.30 ‚Äď 13.00¬†Istirahat serta pindah tempat menuju PAUD CIPAKU ( Wah, memakan waktu lama, coz jauh sekali)
13.00 ‚Äď 14.00¬†Pemberian Materi oleh Bu Yuki tentang ‚ÄúMembatik sederhana‚ÄĚ
14.00 ‚Äď 16.30¬†Guru-guru PAUD mengamati ‚ÄúWalagri‚ÄĚ mengajar
14.00 ‚Äď 14.30¬†Bu Zakia mengisi Ice Breaking dengan mengajarkan anak-anak bernyanyi sebelum memulai kegiatan.
14.30 ‚Äď 15.30¬†Bu Yuki mengisi kegiatan dengan memperkenalkan ‚ÄúMembatik sederhana‚ÄĚ pada anak-anak PAUD.
15.30 ‚Äď 15.45¬†Ice Breaking
15.45 ‚Äď 16.30¬†Bu Yuki mengajarkan anak-anak ORIGAMI (dengan membuat ikan sederhana yang ditempel di kertas dan kemudian dilengkapi dengan cerita dalam bentuk gambar) (sesuai dengan apa yang telah dijelaskan Bu Yuki pada guru-guru PAUD di pagi harinya).
16.30 Pembagian media untuk dipraktikkan guru-guru PAUD bersama dengan anak-anaknya.
Sabtu ¬†09.00 ‚Äď selesai¬†Pemberian pemahaman serta bentuk fisik dari¬†¬† Perpustakaan.

Pandangan Pribadi tentang seputaran Cieceng

Sungguh tak terbayangkan sebelumnya tentang respon yang diberikan masyarakat di sana pada temen-temen Walagri.

Respon yang tertangkap kamera mataku melihat, mengamati dan menimbangkan kondisi dan situasi lingkungan di sana selama kurun 4 hari :
ÔÉė¬†Humanisme sangat nampak dalam diri masyarakat di sana.
ÔÉė¬†Kepedulian terhadap pendatang serta pemenuhan kebutuhan tamu sangat mereka perhatikan.
ÔÉė¬†Guru-guru di sana cukup antusias untuk mengikuti setiap perkembangan yang temen-temen walagri berikan. Tapi yang luput dari pandangan kita adalah pemilahan karakter guru yang tertarik sebagai guru dalam tataran praktisi atau guru dalam tataran pengembangan sekolahan. Hal ini dapat dipastikan dari beragamnya pertanyaan yang mereka lontarkan. Ada yang tertarik membahas tentang materi pelajaran dan ada yang tertarik dengan pengembangan sekolah (tentunya tidak termasuk kang Yayan sama Teh Mita ya..:) ).
ÔÉė¬†Banyak teman-teman guru PAUD di sana yang sangat tertarik untuk mengetahui lebih lanjut tentang materi yang diberikan oleh Bu Yuki, sehingga sangat dimungkinkan untuk membuat sebuah gerakan yang simultan dari teman-teman guru PAUD dan Bu Yuki agar apa yang mereka harapkan bukan hanya sekedar angan belaka.
ÔÉė¬†Jika kita mendidik anak sesuai dengan karakternya, maka kita pun dalam melakukan pendampingan di suatu tempat akan sangat efektif pabila memanfaatkan karakter tersebut. ( Butuh individual bukan hanya Global sehingga lebih tertata dengan baik).
ÔÉė¬†Satu yang pasti…. saat kita datang ke sana lagi, bawalah seorang ahli ayam dan jelaskan pada penduduk di sana tentang akselesari beternak ayam.. agar kekhawatirkan Azmi tak menjadi kenyataan (populasi ayam menurun) dan kita tak terlalu merasa bersalah.. hehe…
ÔÉė¬†Jangan lupa mengakomodir mereka tentang ‚Äúperjuangan reformasi petani ‚Äú..
ÔĀä Sekian dan terima kasih… next time di tobe continued kan lagi ok… thx ya….
Categories: darimanasaja
  1. eva
    August 24, 2009 at 7:54 am

    aduh.. bapak.. tulisan eva kan khusus untuk bapak aja.. klo tau mau dimuat kan eva bagus-bagusin.. dikit… gituh loh… hehe…

    Btw, thx 4 everything.. ur my inspiration..

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: