Home > SekolahKu > Yang Remeh dari Lesson Study (2): Tegang, Serius, Mencekam

Yang Remeh dari Lesson Study (2): Tegang, Serius, Mencekam

Menggambarkan suasana belajar, pengertian KBBI yang sesuai untuk te.gang 4. terasa mencekam (tt persaan, jiwa): dl saat kritis itu, semua menunggu dengan perasaan –. se.ri.us a 1 sungguh-sungguh: ia berbicara –, tidak bergurau. ce.kam v, men.ce.kam 4. ki menekan dan mengerikan: suasana sepi semakin ~ perasaan.

Anak-anak SD Hikmah Teladan secara umum menikmati kenyamanan berekspresi, kelas saat belajar riuh dengan keakraban yang mencolok antara guru dan anak. Seperti itulah SD Hikmah Teladan. Sehingga, ketika guru yang dikenal ‘kuat’, senior, menjadi guru model (di kelas di mana ia menjadi manajer kelasnya selama hampir 2 tahun) dan suasana belajar anak-anak serius, semua observer terkejut. Ungkapan yang terlontar pun mendorong pengertian se.ri.us pada kecenderungan negatifnya: tegang, kaku, mencekam, takut (berekspresi). Apakah betul demikian?

Mencekam

Salah satu observer adalah kepala sekolah Madrasah Ibtidaiyah Cimindi. Ia mengejutkan kami dengan pernyataan, “Dalam suasana belajar yang serius seperti ini, anak-anak di sekolah saya suka terlihat ketakutan.” Serius bagaimana yang menyertakan ketakutan itu?

Belajar dalam keadaan tercekam aku alami saat selama SMA dalam pelajaran bahasa Inggris. Karena tahu akan tidak bisa, aku selalu khawatir akan ditanya, diminta maju ke depan kelas, atau ulangan mendadak, yang semuanya berakibat aku diomelin, dijadikan lelucon, atau dimarahin. Anehnya, selama 3 tahun aku tidak pernah terdorong belajar agar terhindar dari ketercekaman itu. Sedangkan di kelas dengan suasana serius tadi malah kucatat bahwa reading test yang dilakukan, yang mungkin cuma latihan saja, dijalani anak-anak dengan persiapan. Beberapa anak sampai membaca yang kedua kali di sekolah. Ulangan berlangsung ‘tanpa’ ada yang mencontek. Saat ulangan beberapa kali terdengar ungkapan greget pada hapalan yang mendadak lupa. Sehabis ulangan anak-anak meluapkan kepanasaran terhadap jawaban dengan cara mendiskusikan dan mengecek jawaban. Serius, bahkan benar-benar serius untuk yang namanya cuma latihan.

Terutama terlihat ketika kerja kelompok, di mana guru menghabiskan banyak waktu mendampingi kelompok anak-anak yang kurang dan bermasalah dan anak-anak sendiri menerima kehadirannya sebagai ‘hadiah’, kupikir si guru tidak menakutkan. Pada yang kurang, guru SD Hikmah Teladan kelas 6 itu, memberikan lebih banyak perhatian dan waktu.

Sejak Kapan?

Anak-anak kelas yang manajer kelasnya guru yang sedang kuceritakan ini, beda sendiri: serius. Sama ya dengan manajer kelasnya. Tunggu dulu. Aku tanya pada guru Sain bagaimana di kelas 5, aku tanya juga ke manajer kelas saat di kelas 4 dan 3. Jawabannya, asalnya tidak begitu. di kelas 3 dan 4 sama persis dengan anak-anak SD Hikmah Teladan lainnya. Di kelas 5 perlahan-lahan mulai kerap terdengar pujian berkaitan dengan suasana belajar yang menyenangkan: langsung siap belajar, kelengkapan belajar pribadi dipenuhi anak pada umumnya, jarang melanggar tugas-tugas, penyimak yang baik. Di kelas 6 kecenderungan untuk mengidentikan anak dengan guru lebih mudah.

Mengetahui hal tersebut, guru yang sangat dekat denganku ini, menjadi sangat khawatir. Sudah lama saya mengetahui itu. Saya terus mengintropeksi diri. Ternyata saya masih melakukan yang sama. Begitu ungkapan kekhawatirannya. Pertanyaanku pada semua yang ikut reflesi, “Memang ada yang salah dengan anak-anak seperti itu?” Ah, berbeda kok disebut salah. Serius juga kan tetap anak-anak SD Hikmah Teladan. Lagian, anak-anak itu setiap hari ketemu dengan guru yang lain, juga berjumpa dengan anak-anak lain siswa SD Hikmah Teladan.

Categories: SekolahKu
  1. June 2, 2013 at 2:25 pm

    I pay a visit day-to-day a few websites and information sites
    to read articles, except this website provides feature based content.

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: