Posted by: kusekolah | January 28, 2010

DIALOG IMAM ALI DENGAN ANAKNYA

Sewaktu masih kecil Imam Husain (cucu Rasulullah saw) bertanya kepada ayahnya, Imam Ali, “Ayah, apakah engkau mencintai Allah?”

Imam Ali menjawab, “Ya, Tentu!”

Lalu Husain kecil bertanya lagi, “Apakah engkau mencintai kakek dari Ibu?” (maksudnya Rasulullah)

Imam Ali kembali menjawab, “Ya, tentu saja!”.

Husain kecil bertanya lagi, “Apakah engkau juga mencintai Ibuku?”

Lagi-lagi Imam Ali menjawab, “Ya, Tentu saja aku mencintai ibumu”

Husain kecil kembali bertanya, “Apakah engkau juga mencintaiku?”

Imam Ali tersenyum dan menjawab, “Ya, tentu saja aku juga mencintaimu!” Terakhir kali Husain kecil bertanya,”Ayahku, bagaimana bisa engkau menyatukan begitu banyak cinta di dalam hatimu?”

Imam Ali kemudian menjelaskan kepada puteranya yang sangat dicintainya itu, “Wahai Anakku, pertanyaanmu hebat! Ketahuilah, cintaku pada kakek dari ibumu (Nabi saw), ibumu (Fathimah) dan kepadamu sendiri adalah karena cintaku kepada Allah. Karena sesungguhnya semua cintaku itu adalah cabang-cabang cintaku kepada Allah Swt.

Setelah mendengar penjelasan ayahnya itu, Husain kecil tersenyum mengerti.

Posted by: kusekolah | January 19, 2010

SOS: Tindakan Sederhana Selamatkan dari Busung Lapar

Menuntut pertanggungjawaban negara adalah sebuah keharusan. Akan tetapi, jutaan anak-anak yang menderita lapar tidak dapat menunggu. Sebelum tiba pada penyelesaian di tataran politik nasional, banyak anak yang menjadi cacat (mental dan fisik) dan meninggal dalam penantian. Jutaan anak-anak tidak dapat menunggu dibentuknya Pansus atau Panja atau Tim Pencari Fakta (TPF) Kematian Anak Balita Akibat Busung Lapar atau BAKORNAS Penangulangan Busung Lapar..

Harus ada tindakan, sekecil atau sesederhana apapun, untuk dapat menolong anak-anak yang menderita kelaparan

PROMOSI SAYURAN HIJAU, Otonomi Nutrisi, Kebun Organik Keluarga

SELAMATKAN ANAK-ANAK DARI BUSUNG LAPAR !

Lefidus Malau
(lefidus@yahoo.com)

Read More…

Posted by: kusekolah | January 17, 2010

Wajah-wajah dalam Ingatan (5): Kali ini tentang Diri Sendiri

Karena kegiatan Walagri Aksara saya jadi banyak di foto. Hasil jepretan, sebagian besar, membuat saya terbiasa melihat wajah sendiri yang tidak menarik, kurang menyenangkan, tak mengekspresikan keramahan. Kenapa demikian, saya belum terlalu berani mencari jawaban. Read More…

Posted by: kusekolah | January 14, 2010

Unjuk Kerja Kelas-2 Semester I (1)

Unjuk kerja tetap merupakan strategi mengelola program semester yang memberikan kami hadiah kepemilikan terhadap semester yang berlangsung. Perjalanan se-semester menjadi aktualisasi diri.

Bagi saya mudah saja untuk membuktikan bahwa program yang kami jalankan cuma ada di SD Hikmah Teladan. Memang bazar lumrah jadi program ‘akhir’ sebuah sekolah, tapi sebagai rangkaian kegiatan berbeda. Makanan yang dijual di bazar adalah resep favorit keluarga yang terpilih dari semua resep keluarga yang ditulis anak di buku diary masing-masing termasuk cerita mereka mencoba resep tersebut di rumah dengan keluarga. Dari beberapa resep yang dicoba, resep terpilih dibuat dengan modal dari uang yang ditabung anak-anak yang besarnya rata-rata sekitar Rp20.000,00. Tak banyak, tapi sebagian besar hasil penjualan menguntungkan dan makanan yang dijual ludes.

Kami bahkan berbeda dengan beberapa tahun sebelumnya dalam mengelola Unjuk Kerja ini. Sebelumnya semua kegiatan di bagian pertama sulur Mind Map berdiri sendiri dan lebih terkait dengan penentuan kapasitasnya bersesuaian dengan kurikulum; namun perubahan sangat mendasar dilakukan semester ini, yaitu penegasan kepada anak-anak bahwa semua kegiatan ditujukan untuk beramal.

Kami pun berbeda dengan rencana awal. Pada pertemuan Forum Paralel menjelang pelaksanaan bazaar, Unjuk Kerja yang dikritisi mengalami beberapa perubahan dan pendalaman. Malah sebetulnya kami menemukan kembali nilai-nilai SD Hikmah Teladan: semua anak berkarya, semua karya adalah prestasi; belajar sebagai ekspresi rasa ingin tahu; keragaman adalah kehadiran pribadi, sehingga tak terpisahkan sejak dari proses hingga sebuah ‘karya’; dan, setiap anak bukan merupakan bagian dari SD Hikmah Teladan, melainkan menjadi diri sendiri di SD Hikmah Teladan.

Bukti lain, sebagaimana sering saya ungkap, bahwa Unjuk Kerja mengokohkan kepemilikan adalah tertetapkannya Unjuk Kerja sebagai indikator keberhasilan dan bukan kurikulum. Secara umum sudah tidak ada yang perlu membuat khawatir kalau Unjuk Kerja tercapai. Kalau ada target Kurikulum tidak tercapai, enteng saja untuk memindahkan pada semester berikutnya.

Posted by: kusekolah | January 10, 2010

Wajah-wajah dalam Ingatan (4)

Di Cieceng tokoh agama masih memiliki peran sentral. Selain rutinitas mengisi pengajian dari masjid, madrasah atu mushala di tingkat kepunduhan, beberapa di antara mereka juga mengelola madrasah dan pesantren (sebetulnya berupa tempat pemondokan yang disediakan bagi siswa yang jauh dengan disertai program pembinaan keagamaan). Bila ditambah berprofesi sebagai guru, beberapa di antara mereka tidak memiliki waktu lagi untuk bertani. Inilah yang dialami ajengan Parman. Read More…

Posted by: kusekolah | January 9, 2010

Wajah-wajah dalam Ingatan (3)

Pada urang Sunda nama-nama ini masih mudah ditemukan: Eden, Udin, Adin, Adan, Odin. Jangan senyum-senyum begitu dong. Sebelum era nama ke-baratbarat-an dan ke-arabarab-an, nama-nama urang Sunda enteng dan sederhana. Sekalipun berperawakan kekar cenderung gemuk, nama temanku yang aktif di percetakan ini, Eden. Udin yang sebagai nama lengkap maupun nama panggilan lumrah adanya. Sepupuku ada yang bernama Adin. Bukan Adin Suradin, tapi cuma segitu. Eden juga nama lengkapnya bukan Eden Suraden. Jadi nama-nama itu fakta. Memang iya sih Anda tidak akan menemukan nama edun dan edan. Read More…

Posted by: kusekolah | January 8, 2010

Wajah-wajah dalam Ingatan (2)

Lili dan Rian. Lili yang perempuan Rian yang laki-laki. Sudah jelas ya dari namanya juga. Baiklah saya tambahkan informasi yang lain. Setelah saya, Lili lah yang paling banyak melakukan kunjungan ke pelosok yang menjadi dampingan Walagri Aksara; sementara Rian angkatan paling boncot sekaligus anggota Walagri Aksara paling muda.

Lili dan, terutama, Rian paling nyunda. Rian sangat dekat dan memang menghidupi kultur Sunda. Sesuai latar belakang pendidikannya di antropologi, Lili mencintai Sunda dengan pengetahuan dan martabat. Kepada keduanya saya menyerahkan urusan cas-cis-cus dalam bahasa sunda, juga urusan membangun hubungan dan pendekatan dengan masyarakat. Read More…

Posted by: kusekolah | January 8, 2010

Wajah-wajah dalam Ingatan (1)

Kan kuperkenalkan satu per satu. Biar jadi ingatan pertemuan yang terjadi. Biar juga ada mimpi setelah senja.

Read More…

Posted by: kusekolah | January 4, 2010

Mulai dengan Kisruh Berakhir dengan Kegembiraan (1)

Pertemuan Walagri Aksara biasanya dimulai pukul 17.00, jam setelah teman-teman mengajar dan beraktivitas di sekolah masing-masing, dan biasanya berakhir lewat pukul 21.00. Keseluruhan pertemuan untuk persiapan acara kali ini bertempat di rumahku dengan alasan karena kakiku yang terluka akibat kecelakaan belum sembuh. Beberapa pertemuan awal bahkan berlangsung di tempat tidurku. Mungkin juga bisa dijadikan alasan, biar istriku bisa menyediakan konsumsi ala kadarnya. Read More…

PENDAHULUAN

WALAGRI AKSARA adalah organisasi nirlaba yang bergerak untuk penguatan pendidikan, terutama bagi masyarakat desa atau yang tinggal di pelosok-pelosok daerah, melalui kegiatan-kegiatan pendampingan, konsultasi, pelatihan, workshop, dan magang.

Saat ini, WALAGRI AKSARA sedang melakukan pendampingan dan konsultasi terhadap masyarakat di desa Cieceng -  Tasikmalaya Selatan dan sekitarnya. Kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan bersama masyarakat Cieceng dan sekitarnya antara lain :

  • Memfasilitasi pendirian SMP Darul Hikmah (tahun 2003)
  • Pendampingan dan kosultasi secara periodik (tahun 2003 – 2008)
  • Obsevasi mutu pendidikan SD-SMP Darul Hikmah dan peran masyarakat dalam pengembangan sekolah (Februari 2009)
  • Pelatihan guru dan pengelola sekolah SD-SMP Darul Hikmah dan Pendirian 9 PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) pada tanggal 21 – 24 Mei 2009
  • 10 – 13 Juli 2009 diselenggarakan pemagangan guru dan pengelola sekolah di sekolah-sekolah di Bandung, yaitu TK – SD Gagas Ceria, TK Permata Ayah Bunda, SD-SMP Cendekia Muda, TK Salsabila, dan SD TI Muthahari. Read More…

Older Posts »

Categories